Feeds:
Tulisan
Komentar

Bimtek Multimedia

Diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMK bekerjasama dengan PT. Senjaya dalam rangka pemberian bantuan peralatan Multimedia dan Broadcasting kepada SMK-SMK yang mempunyai jurusan tersebut. Diselenggarakan 3 hari 28 – 30 Oktober 2009, bertempat di Hotel Batavia Jakarta Barat. Materi yang disampaikan meliputi pemakaian, pemeliharaan dan penggunaan software peralatan multimedia dan broadcasting yang akan diberikan.

Masa Belajar SMK 4 Tahun

Masa belajar siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) akan diperpanjang menjadi empat tahun. Alasannya, tiga tahun belajar di sekolah, ditambah setahun magang di industri atau program 3+1.Hal itu dilakukan untuk melatih lulusan SMK bisa langsung diterima di bursa tenaga kerja di bidang industri dan memperluas pasar kerja. Menurut Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, Joko Sutrisno, program itu diperuntukkan bagi siswa SMK yang telah mengikuti ujian nasional (UN). Program tersebut untuk memperdalam keterampilan siswa SMK langsung di industri. Selain itu, agar siswa SMK mampu menghasilkan peralatan yang bisa memenuhi kebutuhan siswa sendiri. Serta, mendorong pemerintah untuk membeli peralatan-peralatan yang dihasilkan oleh siswa SMK.Dikatakan Joko, program 3+1 itu dilaksanakan setelah UN, agar siswa kelas XII atau kelas 3 SMK bisa menyiapkan diri mengikuti UN. Pasalnya, program 3+1 itu dilaksanakan antara enam bulan sampai satu tahun.”Siswa kelas tiga kami kirim ke industri sekitar delapan bulan, bisa-bisa nanti dia tidak lulus ujian nasional. Jalan keluarnya, siswa yang sudah UN bisa mengikuti program 3+1 yang disesuaikan dengan kebutuhan industri,” tuturnya.  (Intan Ungaling Dian) TUJUAN PROGRAM 3+1* Untuk memperdalam keterampilan siswa SMK langsung di industri.* Agar siswa SMK mampu menghasilkan peralatan yang bisa memenuhi kebutuhan siswa sendiri.* Mendorong pemerintah untuk membeli peralatan-peralatan yang dihasilkan oleh siswa SMK.

Sumber : Direktur Pembinaan SMK Depdiknas

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (DISDIKPORA) Prov. DIY menyelenggarakan workshop kurikulum SMK tahun 2009. Workshop dilaksanakan selama 3 hari, mulai hari Kamis, 9 Juli 2009 – Sabtu, 11 Juli 2009. Bertempat di SMK 2 Kasihan, SMK 5 Yogyakarta, dan SMK 1 Kalasan. diikuti oleh Waka Kurikulum serta Ketua Program Studi dari seluruh SMK di DIY.

Tujuan dari dilaksanakannya Workshop ini adalah untuk menyiapkan guru SMK agar mampu melakukan penyusunan, pengembangan dan mengimplementasikan KTSP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Fasilitator terdiri dari elemen guru, pengawas dan dosen dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Adapun materi-materi yang disampaikan meliputi:

Kebijakan PMK Prov. DIY, MAteri KTSP, Model pembelajaran dan implementasi SKS,Kurikulum Mulok, Silabus dan RPP, Pengembangan diri, Penilaian Hasil dan LBH Model Raport, dan Tugas mandiri dan kelompok untuk membuat Silabus dan RPP yang kemudian diakhiri dengan presentasi.

Berikut ini Materi Workshop yang dapat diunduh:

Sebuah aktivitas yang rutin bagi setiap sekolah-sekolah mengadakan Masa Orientasi Siswa (MOS) dalam rangka menyambut kedatangan siswa baru di sekolah mereka. Dengan segala bentuk cara dan kegiatan yang dipersiapkan pihak sekolah yang bekerja sama dengan pengurus OSIS untuk menyambut siswa baru sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah.

mos_2_upload

MOS tahun ini agak berbeda di sekolah saya, SMK 2 Sewon. Kami mengundang outsourching dari Lembaga Penanganan Sumber Daya Manusia yang akan mendampingi siswa-siswa dalam MOS tahun ini,, dengan tema pendekatan Kebanggaan terhadap almamater dan Kesungguhan belajar di SMK. Kegiatan ini juga akan terus dilanjutkan dalam kemasan ekstrakurikuler wajib untuk siswa kelas X. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini mental siswa akan digiring kepada kesiapan belajar di SMK serta kebanggaannya berada di SMK. Semoga dengan kegiatan ini akan muncul sosok-sosok siswa SMK yang berkreativitas tinggi, bermental juara dan juga berkepribadian. Semoga!

KOMPETENSI KEAHLIAN  : MULTI MEDIA


Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi penentuan jurusan atau program studi keahlian pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengacu kepada spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan yang diatur oleh direktorat teknis.

Spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan  yang sekarang berlaku dinilai sudah tidak sesuai dengan tuntutan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebutuhan dunia kerja;

Dengan demikian, dipandang perlu menetapkan spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan baru yang diatur dengan Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah NOMOR : 251/C/KEP/MN/2008 TENTANG SPEKTRUM KEAHLIAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN.

Download :

072. Deskripsi Multimedia (FPUP)
001. Silabus Dasar Kejuruan MM 2006
002. Silabus Kejuruan Multimedia 2006

Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “nitik”. Kat400px-Batik_Indonesiaa batik sendiri meruju pada teknik pembuatan corak – menggunakan canting atau cap – dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak “malam” (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna. Dalam bahasa Inggris teknik ini dikenal dengan istilah wax-resist dyeing. Jadi kain batik adalah kain yang memiliki ragam hias atau corak yang dibuat dengan canting dan cap dengan menggunakan malam sebagai bahan perintang warna. Teknik ini hanya bisa diterapkan di atas bahan yang terbuat dari serat alami seperti katun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan di atas kain dengan serat buatan (polyester). Kain yang pembuatan corak dan pewarnaannya tidak menggunakan teknik ini dikenal dengan kain bercorak batik – biasanya dibuat dalam skala industri dengan teknik cetak (print) – bukan kain batik. Lanjut Baca »

Sejak internet ditemukan, kehidupan berubah. Sistem komunikasi hingga hubungan sosial ikut bergeser. Bila dulu komunikasi tatap muka (face to face), kini orang bergaul melalui jejaring dunia maya. Terakhir melalui Facebook (FB), yang menawarkan pertemanan gaya baru. Betulkah FB juga berisiko terhadap kesehatan?

Facebooker

Lanjut Baca »

Daun banci menyembuhkan sembelit pada anak/orang dewasa. Memang belum ada penelitian mengenainya. Tapi ini cuman sekedar berbagi pengalaman saja. Nah apa dan siapa si Daun Banci ajaib ini…?? Lanjut Baca »

Tema: Kreativitas untuk Meningkatkan Daya Saing dan Mencapai Kemandirian Bangsa

Pembangunan yang berbasis pengetahuan harus didukung oleh sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif sehingga dapat meningkatkan daya saing negara dan mencapai kemandirian bangsa. Salah satu contoh adalah India. Dengan mengandalkan keunggulan sumber daya manusianya, negara ini menjadi produsen software terbesar di dunia. Indonesia sebagai negara berpenduduk terbesar keempat di dunia, sepatutnya mengikuti jejak yang ditempuh oleh India, dengan lebih mengembangkan warisan seni dan budaya berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mendorong tumbuhnya kreativitas dan inovasi bangsa, pemerintah menetapkan “Kreativitas, Indonesia Bisa”, sebagai tema Hari Kebangkitan Teknologi Nasional tahun 2009. Dalam kaitan inilah Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MAPIPTEK) bekerjasama dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi mengadakan lomba penulisan iptek di media massa cetak bertema Kreativitas untuk Meningkatkan Daya Saing dan Mencapai Kemandirian Bangsa. Lanjut Baca »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!